Strategi Literasi Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar (SD ) Kurikulum 2013

Strategi Literasi Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar (SD ) Kurikulum 2013. Guru  perlu  memahami  bahwa  upaya  pengembangan  literasi  tidak  berhenti  ketika  anak dapat membaca dengan lancar. Pengembangan literasi  perlu terjadi pada pembelajaran di semua mata pelajaran melalui upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis, kritis,  kreatif,  dan  memecahkan  masalah.  
https://www.ayobelajar.org/2019/01/strategi-literasi-dalam-pembelajaran-di.html
Strategi Literasi Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar (SD ) Kurikulum 2013
Para  guru  perlu  memasukkan  strategi  literasi dalam pembelajarannya. Pengembangan kemampuan literasi di sekolah akan membantu meningkatkan  kemampuan  belajar  siswa.  Penggunaan  bacaan  atau  bahan  ajar  yang bervariasi,  disertai  dengan  perencanaan  yang  baik  dalam  kegiatan  pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa.

Implementasi penumbuhan budaya literasi di sekolah  memerlukan langkah-langkah sebagai berikut:  persiapan,  pelaksanaan,  pemantauan,  evaluasi,  dan  tindak  lanjut.  Persiapan merupakan  kegiatan  menyiapkan  bahan,  personal,  dan strategi pelaksanaan.  Pelaksanaan merupakan  operasionalisasi  yang  telah  dipersiapkan. Pemantauan,  evaluasi,  tindak  lanjut merupakan kegiatan untuk mengetahui efektivitas kegiatan literasi yang telah dilaksanakan. Tiga hal yang terakhir ini tidak akan dibahas di sini dan dapat dicermati dalam Desain Induk GLS (Wiedarti dan Kisyani-L., 2016).

Literasi  tidak  terpisahkan  dari  dunia  pendidikan.  Literasi  menjadi  sarana peserta  didik dalam  mengenal,  memahami,  dan  menerapkan  ilmu  yang  didapatkannya  di  bangku sekolah. Literasi juga terkait dengan kehidupan peserta didik, baik di rumah maupun di lingkungan  sekitarnya  untuk  menumbuhkan  budi  pekerti  mulia.  Literasi  pada  awalnya dimaknai  'keberaksaran'  dan  selanjutnya  dimaknai  'melek'  atau  'keterpahaman'.  Pada langkah awal, “melek baca dan tulis" ditekankan karena kedua keterampilan berbahasa ini merupakan dasar bagi pengembangan melek dalam berbagai hal.

Peta  jalan  Gerakan  Literasi  Nasional  Kemendikbud  (2017)  mendefinisikan  literasi sebagai:

a.    suatu rangkaian kecakapan membaca, menulis, dan berbicara, kecakapan berhitung, dan kecakapan dalam mengakses dan menggunakan informasi;
b.    sebagai praktik sosial yang penerapannya dipengaruhi oleh konteks;
c.    sebagai  proses  pembelajaran  dengan  kegiatan  membaca  dan  menulis  sebagai medium  untuk  merenungkan,  menyelidik,  menanyakan,  dan  mengkritisi  ilmu  dan gagasan yang dipelajari; dan
d.    sebagai  pemanfaatan  teks  yang  bervariasi  menurut subjek,  genre,dan  tingkat kompleksitas bahasa.

Nilai  karakter  ini  dapat  terwujud  melalui  upaya  untuk  meningkatkan  kecakapan
multiliterasi peserta didik pemahaman multiliterasi, dengan fokus pada literasi baca-tulis, literasi budaya dan kewargaan, literasi sains, literasi numerasi, literasi digital, dan literasi finansial.  Adapun  pembelajaran  yang  bersifat  multiliterasi  ini memadukan  karakter dengan penekanan pada lima karakter PPK di atas serta kompetensi abad ke-21 yang mengembangkan  kreativitas,  kecakapan  berpikir  kritis,  kemampuan  komunikasi,  serta kolaborasi. Semuanya ini diharapkan dapat menjadi bekal kecakapan hidup sepanjang hayat. Keterkaitan antara multiliterasi, kompetensiabad ke-21, dan nilai karakter utama ini adalah sebagai berikut.

Belum ada Komentar untuk "Strategi Literasi Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar (SD ) Kurikulum 2013"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel