POS Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SD/ MI/, SMP/MTs, SMPLB/MTsLB, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB/MALB Tahun Pelajaran 2018/2019 Final

POS Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SD/ MI/, SMP/MTs, SMPLB/MTsLB, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB/MALB Tahun Pelajaran 2018/2019 Final. Sesuai  dengan  ketentuan  Peraturan  Menteri Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  4  Tahun  2018 tentang  Penilaian  Hasil  Belajar  oleh  Pemerintah  dan Penilaian  Hasil  Belajar  oleh  Satuan  Pendidikan  perlu menetapkan  Prosedur  Operasional  Standar  (POS)  yang mengatur  penyelenggaraan  dan  teknis  pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019.
https://www.ayobelajar.org/2018/12/pos-penyelenggaraan-ujian-nasional.html
POS Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SD/ MI/, SMP/MTs, SMPLB/MTsLB, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB/MALB Tahun Pelajaran 2018/2019 Final
Peraturan  badan  standar  nasional  pendidikan Tentang  prosedur  operasional  standar Penyelenggaraan  ujian  nasional  tahun Pelajaran 2018/2019.

POS UN ini mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional  Sekolah  Menengah  Pertama  (SMP)/Madrasah  Tsanawiyah(MTs)/Sekolah  Menengah  Pertama  Teologi  Kristen  (SMPTK),  Sekolah Menengah  Pertama  Luar  Biasa  (SMPLB),  Sekolah  Menengah  Pertama Terbuka  (SMPT),  Sekolah  Menengah  Atas  (SMA)/Madrasah  Aliyah (MA)/Sekolah  Menengah  Agama  Katolik  (SMAK)/Sekolah  Menengah Agama  Kristen  (SMAK)/Sekolah  Menengah  Teologi  Kristen  (SMTK)/ Utama  Widya  Pasraman  (Sekolah  Keagamaan  Hindu  setingkat  SMA), Sekolah  Menengah  Atas  Luar  Biasa  (SMALB),  Sekolah  Menengah Kejuruan  (SMK)/Madrasah  Aliyah  Kejuruan  (MAK),  Sekolah  Usaha Perikanan  Menengah  (SUPM),  Sekolah  Menengah  Atas  Terbuka (SMAT),  Satuan  Pendidikan  Kerja   Sama  (SPK),  serta  Program  Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya Tahun Pelajaran 2018/2019.

POS  UN  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  tercantum  dalam Lampiran  yang  merupakan  bagian  tidak  terpisahkan  dari  Peraturan BSNP ini.

Dalam Prosedur Operasional Standar ini yang dimaksud POS Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SD/ MI/, SMP/MTs, SMPLB/MTsLB, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB/MALB Tahun Pelajaran 2018/2019 Final dengan:

1.    Satuan  Pendidikan  adalah  satuan  pendidikan  dasar  dan  menengah yang  meliputi  Sekolah  Menengah  Pertama/Madrasah  Tsanawiyah (SMP/MTs),  Sekolah  Menengah  Pertama  Teologi  Kristen  (SMPTK), Sekolah  Menengah  Pertama  Luar  Biasa  (SMPLB),  Sekolah  Menengah Pertama  Terbuka  (SMPT),  Sekolah  Menengah  Atas/Madrasah  Aliyah (SMA/MA)/Sekolah  Menengah  Agama  Katolik  (SMAK)/Sekolah Menengah  Teologi  Kristen  (SMTK)/Utama  Widya  Pasraman  (Sekolah Keagamaan  Hindu  setingkat  SMA),  Sekolah  Menengah  Atas  Luar  Biasa (SMALB),  dan  Sekolah  Menengah  Kejuruan/Madrasah  Aliyah  Kejuruan (SMK/MAK),  Sekolah  Usaha  Perikanan  Menengah  (SUPM),  Sekolah Menengah  Atas  Terbuka  (SMAT),  dan  Satuan  Pendidikan  Kerja  Sama (SPK),  serta lembaga pendidikan yang menyelenggarakan Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ulya.
2.    Satuan  Pendidikan  Kerja  Sama,  yang  selanjutnya  disebut  SPK,  adalah satuan  pendidikan  yang  diselenggarakan  atau  dikelola  atas  dasar  kerja sama antara Lembaga Pendidikan Asing (LPA) yang terakreditasi/diakui di  negaranya  dengan  Lembaga  Pendidikan  di  Indonesia  (LPI)  pada  jalur formal  dan  nonformal  yang  sesuai  dengan  ketentuan  perundangundangan.
3.    Pendidikan  Kesetaraan  adalah  pendidikan  nonformal  yang menyelenggarakan  pendidikan  setara  SMP/MTs  dan  SMA/MA mencakup Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ulya.
4.    Jenjang  pendidikan  adalah  tahapan  pendidikan  yang  ditetapkan berdasarkan  tingkat  perkembangan  peserta  didik,  tujuan  yang  akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.
5.    Program  Wustha  adalah  pendidikan  dasar  tiga  tahun  pada  Pondok Pesantren  Salafiyah  setingkat  Program  Paket  B  dengan  kekhasan pendalaman pendidikan agama Islam.
6.    Program  Ulya  adalah  pendidikan  dasar  tiga  tahun  pada  Pondok Pesantren  Salafiyah  setingkat  Program  Paket  C  dengan  kekhasan pendalaman pendidikan agama Islam.
7.    Ujian  Sekolah  Berstandar  Nasional  yang  selanjutnya  disebut  USBN adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa yang dilakukan sekolah  untuk  seluruh  mata  pelajaran  dengan  mengacu  pada Standar Kompetensi  Lulusan  untuk  memperoleh  pengakuan  atas  prestasi belajar, kecuali mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok).
8.    Ujian  Nasional  yang  selanjutnya  disebut  UN  adalah  kegiatan pengukuran  capaian  kompetensi  lulusan  pada  mata  pelajaran  tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan.
9.     Ujian  Nasional  Berbasis  Komputer  yang  selanjutnya  disebut  UNBK adalah  ujian  yang  menggunakan  komputer  sebagai  media  untuk menampilkan soal dan proses menjawabnya.
10. Ujian  Nasional  Berbasis  Kertas  dan  Pensil  yang  selanjutnya  disebut UNKP  adalah  ujian  nasional  yang  menggunakan  naskah  soal  dan Lembar  Jawaban  Ujian  Nasional  (LJUN)  berbasis  kertas  dan menggunakan pensil.
11. Tim Teknis UNBK adalah petugas di provinsi dan Kabupaten/Kota yang diberi  kewenangan  sebagai  koordinator  teknis  dalam  melakukan verifikasi sekolah/madrasah sebagai pelaksana UNBK.
12. Proktor  adalah  petugas  yang  diberi  kewenangan  untuk  menangani aspek teknis pelaksanaan UNBK di ruang ujian.
13. Teknisi  adalah  petugas  pengelola  laboratorium  komputer  (pranata komputer) di sekolah/madrasah yang melaksanakan UNBK.
14. Pengawas Ujian adalah  guru  yang diberi kewenangan untuk mengawasi dan  menjamin  kelancaran  pelaksanaan  UNBK  atau  UNKP  di  ruang ujian.
15. Ujian  Nasional  untuk  Pendidikan  Kesetaraan  adalah  kegiatan pengukuran  pencapaian  kompetensi  lulusan  pada  mata  pelajaran tertentu  secara  nasional  dan  sekaligus  sebagai  penilaian  penyetaraan pada  Program  Paket  B/Wustha  setara  SMP/MTs  dan  Program  Paket C/Ulya setara SMA/MA.
16. UN  Susulan  adalah  ujian  nasional  untuk  peserta  didik  yang berhalangan  mengikuti  UN  karena  alasan  tertentu  yang  dapat  diterima oleh sekolah/madrasah pelaksana UN dan disertai bukti yang sah.
17. Nilai Ujian Nasional yang selanjutnya disebut Nilai UN adalah nilai yang diperoleh peserta didik dari hasil UN yang telah ditempuh.
18. Badan  Standar  Nasional  Pendidikan  yang  selanjutnya  disebut  BSNP adalah badan mandiri dan profesional yang bertugas menyelenggarakan UN.
19. Kisi-kisi UN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal UN yang  disusun  berdasarkan  kriteria  pencapaian  Standar  Kompetensi Lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku.
20. Paket  naskah  soal UN  adalah  variasi  perangkat  tes  yang  paralel,  terdiri atas sejumlah butir soal yang dirakit sesuai dengan kisi-kisi UN.
21. Bahan  UN  adalah  naskah  soal,  kaset/compact  disk  (CD)  untuk  ujian listening  comprehension  (LC),  lembar  jawaban  UN,  berita  acara,  daftar hadir, amplop, tata tertib, dan pakta integritas pengawas.
22. Dokumen  UN  adalah  bahan  UN  yang  bersifat  rahasia,  terdiri  atas naskah  soal,  jawaban  peserta  ujian,  daftar  hadir,  berita  acara,  baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy, dan CD untuk ujian LC.
23. Lembar  jawaban  UN  yang  selanjutnya  disebut  LJUN  adalah  lembaran kertas yang digunakan oleh peserta didik untuk menjawab soal UN.
24. Dokumen  pendukung  UN  adalah  seluruh  bahan  UN  yang tidak  bersifat rahasia,  terdiri  atas  blangko  daftar  hadir,  blangko  lembar  jawaban, blangko  berita  acara,  tata  tertib,  pakta  integritas,  amplop  naskah,  dan amplop lembar jawaban.
25. Sertifikat  Hasil  Ujian  Nasional  yang  selanjutnya  disebut  SHUN  adalah surat  keterangan  yang  berisi  Nilai  UN  serta  tingkat  capaian  Standar Kompetensi Lulusan yang dinyatakan dalam kategori.
26. Pendistribusian  bahan  UN  adalah  rangkaian  kegiatan  yang  tidak terpisahkan dari proses pengiriman, penyerahan dan penerimaan, serta penyimpanan  bahan  UN  yang  terjamin  keamanan,  kerahasiaan  dan ketepatan waktu dan tempat tujuan.
27. Kelompok  Kerja  Unit  Layanan  Pengadaan  Badan  Penelitian  dan Pengembangan Kementerian dan Pendidikan dan Kebudayaan di tingkat provinsi  yang  selanjutnya  disebut  Pokja  ULP  adalah  panitia  yang dibentuk  oleh  Badan  Penelitian  dan  Pengembangan,  Kementerian Pendidikan  dan  Kebudayaan,  yang  bertugas  melaksanakan  proses pengadaan  barang  dan  jasa  untuk  penggandaan  dan  pendistribusian bahan UN.
28. Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional yang selanjutnya disebut POS UN  adalah  ketentuan  yang  mengatur  penyelenggaraan  dan  teknis pelaksanaan UN.
29. Kementerian adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
30. Menteri  adalah  Menteri  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Republik Indonesia.
31. Pemerintah adalah pemerintah pusat. Pemerintah  Daerah  adalah  pemerintah  provinsi  atau  pemerintah kabupaten/kota.

Belum ada Komentar untuk "POS Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SD/ MI/, SMP/MTs, SMPLB/MTsLB, SMA/MA, SMK/MAK, SMALB/MALB Tahun Pelajaran 2018/2019 Final"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel