PERMATA BUNDA - Puisi

https://www.ayobelajar.org/2018/12/permata-bunda-puisi.html

PERMATA BUNDA

Mula hadir dalam kandungan
Mual muntah jadi langganan
Pandangan mata berkunang-kunang
Tiap langkah terasa gamang

Hitungan bulan dalam siksaan
Makanan enak tiada tertelan
Raga lemas rona memucat
Tiada daya tetap semangat

Tidur miring tidaklah nyaman
Jika telentang rasa berbeban
Tengkurap kian tak mungkin
Rebah gelisah tiada terpicing

Malam dingin terasa gerah
Keluwesan gerak bagai penjara
Sembilan bulan Bunda menunggu
Segenap cinta sepenuh rindu

Tatkala masa nyawa disabung
Dalam sakit doa tersambung
Bagian tubuh rasa terputus
Namun semangat tiada pupus

Tubuh mungil idaman hati
Suara tangis penawar nyeri
Lenyap sudah sakit melilit
Permata Bunda sangat menarik

Belum ada Komentar untuk "PERMATA BUNDA - Puisi"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel