Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah Finis

Satuan Pendidikan adalah satuan pendidikan dasar dan menengah yang meliputi Sekolah Dasar  (SD),  Madrasah Ibtidaiyah  (MI),  Sekolah  Dasar  Teologi  Kristen  (SDTK), Sekolah  Dasar  Luar  Biasa  (SDLB),  Sekolah  Menengah Pertama  (SMP),  Madrasah  Tsanawiyah  (MTs),  Sekolah Menengah  Pertama  Teologi  Kristen  (SMPTK),  Sekolah Menengah  Pertama  Luar  Biasa  (SMPLB),  Sekolah Menengah  Atas  (SMA),  Madrasah  Aliyah  (MA),   Sekolah Menengah  Agama  Kristen  (SMAK),  Sekolah  Menengah Agama  Katolik  (SMAK),  Sekolah  Menengah  Teologi Kristen  (SMTK),  Sekolah  Menengah  Atas  Luar  Biasa (SMALB),  Sekolah  Menengah  Kejuruan  (SMK),  Satuan Pendidikan  Kerjasama  (SPK),  dan  lembaga  pendidikan yang  menyelenggarakan  Program  Paket  A/Ula,  Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya.
Pendidikan  Kesetaraan  adalah  pendidikan  nonformal yang  menyelenggarakan  pendidikan  Program  Paket A/Ula  setara  SD/MI,  Program  Paket  B/Wustha  setara SMP/MTs dan Program Paket C/Ulya setara SMA/MA.

Jenjang  Pendidikan  adalah  tahapan  pendidikan  yang ditetapkan  berdasarkan  tingkat  perkembangan  peserta didik,  tujuan  yang  akan  dicapai,  dan  kemampuan  yang dikembangkan.

Ujian  Sekolah selanjutnya disingkat US  adalah kegiatan pengukuran  dan  penilaian  kompetensi  peserta  didik yang  dilakukan  satuan  pendidikan  terhadap  standar kompetensi  lulusan  untuk  mata  pelajaran  yang  tidak diujikan  dalam  USBN  dilaksanakan  oleh  Satuan Pendidikan  pada  SD/MI/SDTK  dan  Program  Paket A/Ula.

Ujian  Sekolah  Berstandar  Nasional  yang  selanjutnya disingkat  USBN  adalah  kegiatan  pengukuran  capaian kompetensi  peserta  didik  yang  dilakukan  Satuan Pendidikan  dengan  mengacu  pada  Standar  Kompetensi Lulusan  untuk  memperoleh  pengakuan  atas  prestasi belajar.

Ujian  Nasional  yang  selanjutnya  disingkat  UN  adalah kegiatan  pengukuran  capaian  kompetensi  lulusan  pada mata  pelajaran  tertentu  secara  nasional  dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan.

UN  untuk  Pendidikan  Kesetaraan  adalah  kegiatan pengukuran  dan  penilaian  penyetaraan  pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional  dengan  mengacu  pada  Standar  Kompetensi Lulusan  pada  Program  Paket  B/Wustha  setara SMP/MTs dan Program Paket C/Ulya setara SMA/MA.

Nilai  Ujian  Sekolah  Berstandar  Nasional  yang selanjutnya  disebut  Nilai  USBN  adalah  nilai  yang diperoleh peserta didik melalui USBN.

Nilai  Ujian  Nasional  yang  selanjutnya  disebut  Nilai  UN adalah nilai yang diperoleh peserta didik melalui  UN.

Badan  Standar  Nasional  Pendidikan  yang  selanjutnya disingkat  BSNP  adalah  badan  mandiri  dan  profesional yang  bertugas  mengembangkan,  memantau,  dan mengendalikan Standar Nasional Pendidikan. 

Program  Ula  adalah  pendidikan  dasar  6  (enam)  tahun pada  Pondok  Pesantren  Salafiyah  setingkat  Program Paket  A  dengan  kekhasan  pendalaman  pendidikan agama Islam.

Program Wustha adalah pendidikan dasar 3 (tiga) tahun pada  Pondok  Pesantren  Salafiyah  setingkat  Program Paket  B  dengan  kekhasan  pendalaman  pendidikan agama Islam.

Program  Ulya  adalah  pendidikan  menengah  3  (tiga) tahun  pada  Pondok  Pesantren  Salafiyah  setingkat Program  Paket  C  dengan  kekhasan  pendalaman pendidikan agama Islam.

Kisi-Kisi  Ujian  adalah  acuan  untuk  mengembangkan dan  merakit  naskah  USBN  dan  UN  yang  disusun berdasarkan  kriteria  pencapaian  Standar  Kompetensi Lulusan,  standar  isi,  dan  kurikulum  yang berlaku.Sertifikat Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disebut SHUN adalah surat keterangan yang berisi Nilai UN  serta  tingkat  capaian  Standar  Kompetensi  Lulusan yang dinyatakan dalam kategori.

Sertifikat  Hasil  Ujian  Nasional  yang  selanjutnya disingkat  SHUN  adalah  surat  keterangan  yang  berisi Nilai  UN  serta  tingkat  capaian  Standar  Kompetensi Lulusan yang dinyatakan dalam kategori.

Prosedur  Operasi  Standar  Ujian  Sekolah  Berstandar Nasional  yang  selanjutnya  disingkat  POS  USBN  adalah ketentuan  yang  mengatur  penyelenggaraan  dan  teknis pelaksanaan USBN.

Prosedur  Operasi  Standar  Ujian  Nasional  yang selanjutnya  disingkat  POS  UN  adalah  ketentuan  yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan  UN.

Kementerian  adalah  Kementerian  Pendidikan  dan Kebudayaan.

Menteri adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Pemerintah adalah pemerintah pusat.

Pemerintah  Daerah  adalah  pemerintah  provinsi  atau pemerintah kabupaten/kota.

Belum ada Komentar untuk "Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Satuan Pendidikan Dan Penilaian Hasil Belajar Oleh Pemerintah Finis"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel