Pedoman Akreditasi Sekolah/ Madrasah 2018 – SISPENA

Pedoman Akreditasi Sekolah/ Madrasah 2018 – SISPENA. Pedoman  ini  disusun  sebagai  manifestasi  fungsi  dan  tanggung  jawab  BANS/M  dalam  melaksanakan  program  akreditasi  sekolah/madrasah.  Pedoman  ini memuat  garis-garis  besar  kebijakan  BAN-S/M  dalam  pelaksanaan  akreditasi sekolah/madrasah  tahun  2018  yang  dalam  implementasinya  akan  dituangkan dalam  Panduan  sebagai  rambu-rambu  dalam  pelaksanaan  program  akreditasi sekolah/madrasah.
Pada  tahun  2018,  kelembagaan  BAN-S/M  mengalami  proses  transformasi yang cukup signifikan. Di samping karena transisi keanggotaan BAN-S/M Periode 2012-2017  ke  periode  2018-2022,  juga  mengalami  perubahan  arah  secara fundamental. Perubahan yang dimaksud dapat diuraikan sebagai berikut:

Pertama,  sebagai  konsekuensi  logis  dari  terbitnya  Peraturan  Menteri Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  13  tahun  2018  tentang  Badan  Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, akreditasi sekolah/madrasah dilaksanakan secara terpusat  yang  merupakan  tindaklanjut  dari  amanat  Undang-undang  Nomor  23 Tahun  2014  yang  mengatur  urusan  akreditasi  menjadi  wewenang  Pemerintah.

Terbitnya  Permendikbud  tersebut  mengubah  kelembagaan  BAN-S/M,  yang
memiliki  wewenang  untuk  membentuk  dan  menetapkan  anggota  BAN-S/M
Provinsi, yang sebelumnya menjadi wewenang Gubernur.

Kedua, dari aspek pendanaan, pelaksanaan akreditasi sepenuhnya menjadi
beban Pemerintah melalui APBN. Sedangkan peran pemerintah daerah difokuskan
pada persiapan dan tindaklanjut hasil akreditasi.

Ketiga,  pada  tahun  2018  arah  kebijakan  pelaksanaan  akreditasi sekolah/ madrasah  mengalami  pergeseran  yang  lebih  menekankan  pada performance,  daripada  compliance.  Pergeseran  pendekatan  tersebut  diperlukan sebagai upaya BAN-S/M sebagai lembaga penjaminan mutu pendidikan untuk ikut ambil  bagian  dalam  mendorong  continous  improvement,  yaitu  perubahan akreditasi  sekolah/madrasah  ke  arah  yang  lebih  baik.  Akreditasi  pada  akhirnya tidak  lagi  bertumpu  pada  penilaian  yang  bersifat  administratif,  tetapi  diarahkan menuju pemenuhan mutu yang lebih substantif.

Keempat, sistem pelaksanaan akreditasi dilaksanakan dengan menggunakan Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (Sispena-S/M) . Sispena-S/M yang telah  diperkenalkan  sejak  tahun  2017  ini  merupakan  terobosan  BAN-S/M  untuk
menyederhanakan  proses  pelaksanaan  akreditasi.  Dengan  Sispena-S/M,  asesor
didorong  untuk  melakukan  asesmen  yang  secara  langsung  bersentuhan  dengan mutu  satuan  pendidikan.  Upaya  ini  akan  dilakukan  melalui  dukungan  kebijakan integrasi data yang dilakukan antara Sispena-S/M dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama.

Dengan  terbitnya  Pedoman  Akreditasi  Sekolah/Madrasah  ini,  BAN-S/M provinsi  dan  pihak  terkait  lainnya  diharapkan  dapat  melaksanakan  akreditasi sekolah/madrasah secara objektif, adil, profesional, komprehensif, dan transparan sebagai  bentuk  akuntabilitas  publik.  Pedoman  Akreditasi  Sekolah/Madrasah  ini dapat  diperbanyak  atau  diunduh  melalui  situs  web  dengan  alamathttp://bansm.kemdikbud.go.id.

Belum ada Komentar untuk "Pedoman Akreditasi Sekolah/ Madrasah 2018 – SISPENA"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel