MENGUKIR DI LANGIT JINGGA - Puisi

https://www.ayobelajar.org/2018/12/mengukir-di-langit-jingga-puisi.html

MENGUKIR DI LANGIT JINGGA

Di langit jingga langkah mulai melemah
Terayun lunglai patah-patah
Memamah sisa-sisa di kereta senja
Ringkih raga bermandi keringat darah
Di batas tenaga usia dan pekikan asa

Stepa membentang hijau dalam hening
Jangkau mimpi arah pandang berkeliling
Sapaan bayu menyapu keringat mengering
Sekuat sisa tenaga kumpul ranting-ranting
Ukir mimpi jadi sutera emas gemerincing

Singsingkan lengan kebaya putih berenda
Perkuat pasang kain di pinggang bunda
Berharap derap langkah tak lagi patah-patah
Ayun harus setegap pasangan kaki ayah
Lengan mesti meraup sekuat baja

Minumlah keringat bunda agar bibirmu basah
Baca tulis dan serukan kesuksesan pada dunia
Bakar ranting patah jadi nyala memerah
Terangi jalanmu menggapai asa penuh berkah
Agar damai senyum ayah kalian di surga
Lega bunda mampu jadi penggantinya

SELAMAT HARI KARTINI

Belum ada Komentar untuk "MENGUKIR DI LANGIT JINGGA - Puisi"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel