BIBIR MU - PUISI

https://www.ayobelajar.org/2018/12/bibir-mu-puisi.html

BIBIR MU

Rasa sepi adalah masaalah hati
Bukan tergantung lingkungan dan situasi
Dalam keramaian
Anda bisa saja merasa sendiri
Di saat sendiri
Mungkin saja
Anda damai dan happy
Tergantung cara hidup diisi

Bibirmu terlalu mungil untuk dikulum
Tapi saban waktu membesar
Lebar mengaum
Sebarkan aroma tak sedap
Jadi polusi udara segar di alam asri
Bercak ludahmu tertinggal sepanjang jalan
Nodai bening embun pagi di ujung rerumputan

Bibirmu terlalu tipis untuk dibilang seksi
Melintang bagai garis kecil
Pada raut manis bak pahatan seniman
Tapi tipisnya jadi belati tajam
Dingin
Sembelih nadi-nadi
Aliran kehidupan yang terpana pada senyum ramahmu

Lidahmu merah mengundang gairah
Sering mengintip dari sela bibir bergincu nyala
Menari-nari
Cecerkan ludah di kuntum melati
Helai mahkotanya busuk berubah warna
Lalu kau tersenyum puas bagai Sang Putri
Yang gemulai melangkah dalam gaun berenda putih

Belum ada Komentar untuk "BIBIR MU - PUISI"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel