Download Pedoman Pelaksanaan Program Pengajar Pengganti (Jarti)

Pengajar Pengganti atau yang disingkat JARTI merupakan pengajar yang ditugaskan sementara pada sekolah di daerah khusus untuk menggantikan Guru Daerah Khusus yang mengikuti Program PGDK dan PPG Daljab.

Penyelesaian permasalahan pendidikan  di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) merupakan salah satu program prioritas Nawacita ke-3 Presiden Joko Widodo dan Wakil  Presiden  Jusuf  Kalla,  yaitu  membangun  Indonesia  dari  pinggiran  dengan memperkuat daerah-daerah  dan  desa  dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI),  termasuk  di  dalamnya  membangun  pendidikan  di  daerah  3T.
https://www.ayobelajar.org/2018/08/download-pedoman-pelaksanaan-program.html
Download Pedoman Pelaksanaan Program Pengajar Pengganti (Jarti) Tahun 2018
Program pemerintah tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional  seperti  yang dinyatakan pada pasal 3 Undang-Undang  (UU)  Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yakni untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi Manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,  berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Salah satu program yang telah dilakukan pemerintah untuk  mengatasi permasalahan tersebut adalah  melaksanakan program khusus untuk  menempatkan guru yang ditugaskan di daerah 3T melalui program Guru Garis Depan (GGD) atau yang dikenal dengan Program Guru Daerah Khusus (Gurdasus).


Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan yang disertai dengan Program PGDK bagi Gurdasus tentu akan menimbulkan permasalahan dalam proses belajar peserta didik, karena waktu yang dibutuhkan untuk PGDK dan PPG adalah 3 (tiga) bulan. Dengan demikian peserta didik  tidak  mendapatkan  layanan  pembalajaran  selama  tiga  bulan,  maka  diperlukan alternatif solusi agar proses belajar peserta didik tetap berjalan.


PGDK  diselenggarakan oleh Direktorat  Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan selama 8 (depalan) hari.  Selama mengikuti  PPG,  Gurdasus  harus meninggalkan sekolah yang diampunya selama kurang lebih 3 bulan. Oleh karena itu, terjadi kekosongan pengajar di kelas yang diampu oleh Gurdasus. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Kemendikbud menyiapkan program yang disebut dengan Pengajar Pengganti (JARTI). Hal ini dilakukan agar pembelajaran di kelas yang ditinggalkan oleh Gurdasus peserta PGDK dan PPG dapat tetap berjalan sebagaimana mestinya. Agar pelaksanaan Program JARTI berjalan efektif, maka disusun pedoman. Pedoman ini memuat rambu-rambu  yang dapat dijadikan acuan bagi panitia pelaksana untuk melakukan Program JARTI secara efektif dan efisien. 

0 Response to "Download Pedoman Pelaksanaan Program Pengajar Pengganti (Jarti) "

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus.
Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel